{"id":7784,"date":"2019-05-21T03:52:45","date_gmt":"2019-05-21T03:52:45","guid":{"rendered":"https:\/\/news.androidout.com\/id\/?p=7784"},"modified":"2019-05-21T09:00:02","modified_gmt":"2019-05-21T09:00:02","slug":"google-membatasi-huawei-dari-menggunakan-android-ini-artinya-bagi-anda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/news.androidout.com\/id\/2019\/05\/21\/google-membatasi-huawei-dari-menggunakan-android-ini-artinya-bagi-anda\/","title":{"rendered":"Google Membatasi Huawei dari Menggunakan Android: Ini Artinya Bagi Anda"},"content":{"rendered":"<div class=\"list\">\n<div class=\"introduction\">\n<p><strong><a href=\"https:\/\/media-blog.cdnandroid.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/sites\/4\/2019\/05\/accessory-blur-cellphone-295058-1.jpg\" rel=\"attachment wp-att-7786\"><img loading=\"lazy\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-7786 \" src=\"https:\/\/media-blog.cdnandroid.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/sites\/4\/2019\/05\/accessory-blur-cellphone-295058-1.jpg\" alt=\"Image 2 Google Membatasi Huawei dari Menggunakan Android: Ini Artinya Bagi Anda\" width=\"599\" height=\"398\" srcset=\"https:\/\/media-blog.cdnandroid.com\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2019\/05\/21024548\/accessory-blur-cellphone-295058-1.jpg 640w, https:\/\/media-blog.cdnandroid.com\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2019\/05\/21024548\/accessory-blur-cellphone-295058-1-300x199.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 599px) 100vw, 599px\" \/><\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Google<\/strong> baru saja mengumumkan bahwa mereka <strong>memblokir Huawei dari mengakses <em>update<\/em> Android<\/strong> di masa depan, baik akses <strong><em>update<\/em> untuk aplikasi<\/strong> maupun <strong><em>update<\/em> keamanan<\/strong>. <strong>Apa artinya untuk Anda<\/strong>, dan <strong>dampak apa yang mungkin Anda alami<\/strong>, baik sebagai pengguna Huawei ataupun produsen lain? Berikut pembahasannya.<\/p>\n<p>Pemblokiran oleh Google ini dilakukan untuk mematuhi <strong>keputusan Presiden AS<\/strong> Donald Trump yang membatasi hubungan bisnis perusahaan AS dengan Huawei. Singkatnya, Huawei tidak lagi bisa memberi penggunanya akses ke aplikasi Google yang krusial, dan ponsel Huawei akan terbatas dalam memberi penggunanya akses kepada <a href=\"https:\/\/news.androidout.com\/id\/2015\/11\/03\/bagaimana-cara-meningkatkan-sistem-operasi-di-perangkat-android\/\"><strong>versi terbaru<\/strong><\/a> Android, termasuk fitur dan perbaruan keamanan terbaru untuk Android.<\/p>\n<h2><strong>Apa Artinya Bagi Saya yang Menggunakan Ponsel Huawei?<\/strong><\/h2>\n<p>Anda sudah menggunakan ponsel Huawei, atau baru membeli ponsel Huawei terbaru? Jangan khawatir, karena Google berjanji untuk <strong>tetap memberikan pelayanan Android kepada ponsel Huawei yang sudah dirilis<\/strong>. Huawei juga telah memberikan pernyataan bahwa mereka akan <strong>terus memberikan pelayanan keamanan dan <em>after-sales<\/em> kepada para pengguna Huawei dan Honor<\/strong> di seluruh dunia. Pelayanan akan tetap diberikan bagi ponsel yang sudah terjual maupun ponsel yang masih dalam stok penjualan.<\/p>\n<p>Namun tidak diketahui hingga kapan pelayanan ini akan dilanjutkan. Kebanyakan produsen tetap memberi pelayanan berupa perbaruan keamanan hingga 2-3 tahun setelah perilisan, tetapi dengan adanya pemblokiran dari Google, bukan tidak mungkin Huawei akan memberikan layanan untuk waktu yang lebih pendek.<\/p>\n<h2><strong>Akankah Android Digunakan di Ponsel Huawei pada Masa Mendatang?<\/strong><\/h2>\n<p>Tindakan yang diambil Google berarti jika Huawei (dan merk anaknya Honor, yang juga termasuk dalam sanksi Presiden AS) tetap ingin menggunakan OS Android, mereka harus menggunakan <strong>Android Open Source Platform<\/strong> (<strong>AOSP<\/strong>), yang merupakan <em>platform<\/em> gratis dan dapat digunakan siapapun. Namun <strong>tidak akan ada akses ke <a href=\"https:\/\/www.androidout.com\/id\/list\/android-apps\/c\/google\/\">aplikasi Google<\/a><\/strong> seperti <strong>YouTube<\/strong>, <strong>Gmail<\/strong>, <strong>Google Maps<\/strong>, <strong>Chrome<\/strong>, dan <strong>Google Play Store<\/strong>. Huawei sendiri menyatakan bahwa mereka telah mengembangkan alternatif untuk Android sejak tahun 2012.<\/p>\n<p><strong>Kehilangan <a href=\"https:\/\/news.androidout.com\/id\/2017\/02\/21\/5-alasan-google-play-store-lebih-baik-daripada-apple-app-store\/\">Google Play Store<\/a><\/strong> mungkin menjadi tantangan terbesar Huawei.<strong> <em>App store<\/em> yang lengkap<\/strong> terbukti<strong> penting untuk kesuksesan <em>smartphone<\/em><\/strong>, dibuktikan dengan kegagalan Windows Phone untuk menyaingi Android dan iOS dalam menyediakan aplikasi bagi para penggunanya. Untuk menciptakan <em>app store<\/em> yang memadai, diperlukan investasi yang besar untuk menarik pengembang aplikasi. Akankah Huawei tetap bertahan dan memproduksi <em>smartphone<\/em> dengan tantangan besar ini, belum dapat diketahui.<\/p>\n<h2><strong>Apa Artinya Bagi Pengguna Merk <em>Smartphone<\/em> Lain dan Dunia <em>Smartphone<\/em> Secara Luas?<\/strong><\/h2>\n<p>Meskipun <strong>tidak ada dampak langsung<\/strong> terhadap merk <em>smartphone<\/em> lain, sanksi ini menjadi bahan pemikiran yang penting bagi produsen <em>smartphone<\/em> lainnya.<\/p>\n<p><strong>Apple<\/strong>, produsen <em>smartphone<\/em> asal AS mungkin menjadi pihak yang diuntungkan dengan kejadian ini. Beberapa tahun belakangan, <em>smartphone<\/em> asal Cina telah menjadi pesaing yang patut dipertimbangkan.<br \/>\nHilangnya Huawei dari dunia <em>smartphone<\/em> juga <strong>dapat berdampak pada perkembangan <em>smartphone<\/em> secara luas<\/strong>.<\/p>\n<p>Huawei yang agresif dalam menelurkan teknologi baru telah mendorong para pesaing untuk membuat inovasi sendiri dalam <em>smartphone<\/em> mereka. Contohnya adalah inovasi <strong><em>smartphone<\/em> lipat pertama<\/strong> yang dikembangkan dalam persaingan ketat antara Huawei dengan Samsung. Mundurnya Huawei bisa saja <strong>memperlambat perkembangan teknologi <em>smartphone<\/em><\/strong>.<\/p>\n<h2><strong>Apakah Semuanya Sudah Berakhir Bagi Huawei?<\/strong><\/h2>\n<p>Tampaknya <strong>masih ada harapan<\/strong> untuk Huawei.<\/p>\n<p><strong>Kementrian Perdagangan AS<\/strong> baru-baru ini memberikan<strong> kelonggaran selama 90 hari<\/strong> bagi Huawei untuk tetap bertransaksi dengan perusahaan AS. Ini mengindikasikan bahwa AS juga mengerti bahwa sanksi ini akan berdampak berat bagi operasi yang sudah ada, baik untuk pihak Cina maupun AS, dan masih harus dikaji lebih mendalam. Google juga sedang menilai situasi saat ini dan implikasi dari sanksi yang diberlakukan.<\/p>\n<p>Walau pembatasan ini tampaknya hanya mempengaruhi Huawei, tetapi\u00a0<strong>seluruh industri <em>smartphone<\/em> akan merasakan dampaknya<\/strong>. Bukan tidak mungkin bahwa pembatasan ini mempengaruhi konsumen, teknologi\u00a0<em>smartphone<\/em>, dan bahkan<strong> melahirkan sistem operasi baru<\/strong>.<\/p>\n<p>Sumber:techradar<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Google baru saja mengumumkan bahwa mereka memblokir Huawei dari mengakses update Android di masa depan, baik akses update untuk aplikasi maupun update keamanan. Apa artinya untuk Anda, dan dampak apa yang mungkin Anda alami, baik sebagai pengguna Huawei ataupun produsen lain?\u2026","protected":false},"author":70,"featured_media":7785,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[24],"tags":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/news.androidout.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7784"}],"collection":[{"href":"https:\/\/news.androidout.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/news.androidout.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.androidout.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.androidout.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7784"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/news.androidout.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7784\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7789,"href":"https:\/\/news.androidout.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7784\/revisions\/7789"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.androidout.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7785"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/news.androidout.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7784"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.androidout.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7784"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.androidout.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7784"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}